Masalah2 dari islam

MASALAH utama dari islam adalah semua ajaran
Muhammad yang dipandang muslim sebagai
wahyu allah, hanya keluar dari mulut Muhammad
semata. Tidak ada saksi dan bukti. Itulah sebabnya
muslim selalu mencari-cari argument yang
sebenarnya fallacy :
Muhammad buta huruf / tidak terpelajar, oleh
kerena itu Quran berasal dari Tuhan.
Sesorang yang buta huruf tapi mempunyai panca
indera komplit, bukanlah suatu keajaiban bila ia
bisa membuat suatu karangan, apalagi itu hanya
hasil contekan. Kisah-kisah karangan dan puisi
kuno sudah ada sebelum ditemukan abjad. Puisi itu
disenandungkan dan dihafal dan diceritakan turun-
temurun. Beberapa buku popular yang berbasiskan
dongeng-dongeng Afrika ditulis pada abad ke 20,
sebelumnya adalah tradisi oral yang diwariskan
turun temurun.
Quran sendiri dibuat sekitar 20 tahun dan hanya
terdiri dari lebih dari 6000 ayat, maka rata-rata
dalam satu hari Muhammad hanya perlu membuat
kurang dari satu ayat, dengan bahan yang sudah
tersedia, yaitu ucapan para Ahli Kitab yang ketika
berkhotbah . Belum lagi pengaruh Waraqah melalui
istrinya Khadijah, budak Koptik gundiknya, istri dan
pengikut Yahudinya, serta pergaulannya dengan
berbagai komunitas asing ketika menjadi
pedagang .
Quran dipenuhi oleh puisi indah yang tidak ada
seorangpun bisa membuatnya.
Muslim mengucapkan demikian untuk suatu
bahasa Arab kuno yang sudah tidak dipakai yang
asalnya ditulis tanpa titik koma, jadi bagaimana
orang bisa menilainya ? Padahal dimasa lalu
siapapun yang berani mengkritisi Quran kepalanya
akan menggelinding.
Bagaimana mungkin orang akan mengatakan istri
saya paling cantik sementara tidak ada
seorangpun yang melihat wajah istrinya kerena
diselubungi cadar yang tidak boleh dibuka ??
Pernyataan muslim itu hanyalah pernyataan
subyektif yang tidak bisa dijadikan argument valid,
kerena setiap pemilik Kitab Suci yang lainpun bisa
mengklaim hal yang sama, misalnya pemeluk
Hindu mengatakan bahwa Kitab Veda
menggunakan bahasa Sanskrit tingkat tinggi yang
tidak ada seorangpun mampu membuatnya ,
sehingga Veda sudah seharusnya berasal dari
ucapan dewata.
Padahal kalau dilihat dari terjemahannya,
sebenarnya Quran sangat kacau dan sulit
dimengerti dan bertentangan dengan pernyataan
Quran sendiri yang mengatakan Quran mudah
dimahamai..
Coba perhatikan kutipan surat Quran yang terakhir
(114 ) dan yang tersingkat :
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha
Pemurah lagi Maha Penyayang.
[1] Katakanlah: “Aku berlindung kepada Tuhan
(yang memelihara dan menguasai) manusia.
[2] Raja manusia.
[3] Sembahan manusia.
[4] dari kejahatan (bisikan) setan yang biasa
bersembunyi,
[5] yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada
manusia.
[6] dari (golongan) jin dan manusia..
Apa susahnya membuat kalimat Raja manusia,
Sembahan manusia, kejahatan setan, dsb. ? Bisakah
muslim membuktikan bahwa kalimat di atas
adalah puisi tingkat tinggi? Sebab kelihatannya
seorang anak kecilpun mampu menyusun kalimat
seperti itu !
Quran tidak berubah, oleh kerena itu Quran
berasal dari Tuhan.
Ketidak berubahan Quran kita anggap demikian,
kerena muslim selalu menolak hadist yang
mengindikasikan Quran sebenarnya mengalami
perubahan (silahkan lihat resource center ) –
bukanlah kerena Tuhan yang menjaga, tapi kerena
muslim sendiri yang takut azab kalau sampai
merubah ayat-ayat Quran. Itu sama dengan patung
berhala yang dipuja di kuil (di kelentang Chinese
misalnya) dimana selama berabad-abad berhala itu
posisinya tetap kerena tidak boleh digeser, kerena
ancaman siapun yang menggesernya akan kualat.
Jadi bukan kerena dijaga oleh Tuhan tapi
manusianya sendiri yang menjaga kerena tahayul.
Quran itu mengandung sains modern, oleh kerena
itu berasal dari Tuhan.
Kalau memang demikian, maka bukan hanya
Quran yang berasal dari Tuhan. Banyak tulisan
kuno yang kalau dipaksakan seolah-olah
mengandung prediksi atau teori modern . Beberapa
artefak dan relief suku Indian Amerika
menggambarkan benda yang mirip pesawat
terbang dan sosok manusia berpakaian astronot.
Demikian juga dalam Kitab Suci Hindu Veda yang
menggambarkan peperangan suci dengan
berbagai senjata dan kendaraan yang sepertinya
ultra modern, jauh lebih terinci daripada Quran.
Quran sendiri memang mengandung Sains , tapi
sains abad ke 7 yang menyangka matahari
mengelilingi bumi dan langit terdiri dari 7 lapis
(yang jelas-jelas tertulis dalam Quran). Dari hal ini
saja sudah jelas tidak ada yang ajaib. Sebaliknya
buku-buku sains Yunani malah jauh lebih bermutu,
buktinya sampai sekarang sangat banyak istilah
sains yang memakai kata Yunani atau Latin, dan
meski ada yang berasal dari bahasa Arab, itu
bukan berasal dari Quran !
Disamping itu banyak yang disebut sains dalam
Quran tidak lebih dari pencerapan panca indera
yang tidak membutuhkan keahlian khusus, misal
pernyataan Muhammad dalam suatu hadist yang
mengatakan kejadian manusia kerena sari pria
yang berwarna putih bercampur dengan sari wanita
yang berwarna kuning dan diklaim Muhammad
sebagai pengetahuan dari Tuhan, padahal semua
orang tahu mani putih, telur kuning dan telur ayam
yang tidak dibuahi tidak akan menetas..
Seperti itulah muslim sekarang berargument, yaitu
seperti pemulung mengais-ngais di sampah
mencari pembenaran yang dicocok-cocokan,
dibodohi baik oleh ustadnya ataupun pakar islam
yang sok pandai. Dan untuk yang satu ini, Muslim
biasanya mengabaikan hadist dan sunnah, demi
sebuah kata : Taqiyya.
Quran dari Tuhan kerena memberitakan Tawhid.
Monotheisme atau Tawhid sudah diajarkan oleh
beberapa filsuf Yunani. Tidak ada yang ajaib dalam
hal ini. Monotheisme sendiri bentuknya beragam.
Dari yang inklusif (Tuhan cuman satu tapi
panggilannya bisa berbeda pada tiap bangsa)
sampai yang eksklusif (Tuhan hanya satu dan
namanya juga cuman satu). Islam adalah
monotheisme yang eksklusif, terlihat jelas pada
sahadat pertamanya.
Tawhid Islam sendiri sebenarnya REKAYASA atau
pengembangan teologi oleh rabbi Yahudi sejak
abad ke 6 BC. Kerena PL (Perjanjian Lama) sendiri
cenderung mengajarkan MONOLATRY, yaitu hanya
satu Tuhan untuk bangsa Israel dan tidak perduli
apakah Tuhan bangsa lain ada atau tidak ada.
Konsep monotheisme PL (Perjanjian Lama) tidaklah
berbasiskan hitung-hitungan matematika, satu
lawan banyak, tapi pilihan pribadi atas kesadaran
sendiri untuk hanya menyembah satu Tuhan saja
(Yosua 24:15 – dst.) dan tidak memaksa bangsa lain
yang bukan Isreal memeluk monotheisme. Jadi
monotheisme Islam hanyalah curian dari ide
Yahudi abad ke 7 yang menguniversalkan
monolatry Musa. Oleh sebab itu banyak konsep
Islam yang mirip dengan konsep dalam literature
apokrif maupun Talmud Yahudi.
Orang pada umumnya tidak begitu tertarik kepada
monotheisme eksklusif kalau tidak dipaksa.
Kenapa ? Itu kerena manusia cenderung pada
keberagaman.. Jiwa monotheisme absolute
sebenarnya dianut juga oleh paham komunis,
dimana pikiran manusia DIWAJIBKAN SAMA dan
segaris dengan ideology komunis, dan yang tidak
segaris dianggap musuh. Kabir (kapitalis
birokrat)nya PKI adalah istilah yang sejenis dengan
istilah kafirnya Islam.
Quran dari Tuhan kerena diterima Muhammad
melalui trance.
Trance atau keadaan mabuk yang menyebabkan
sesorang berhubungan dengan dunia gaib dikenal
di semua bangsa di dunia. Banyak orang
berpenyakit otak mengalami sensasi gaib seperti
melihat roh halus atau malaikat. Namun dalam
masyarakat kuno, justru orang yang mempunyai
kesitimewaan tsb. dianggap utusan dewa atau
inkarnasi dari dewa sendiri dan seringkali dijadikan
kepala suku atau raja atau nabi. Semua
kepercayaan Islam sebenarnya hanya bertumpu
dari mimpi atau halusinasi SATU ORANG, yaitu
Muhammad, sang dukun Arab.
Muhammad sendiri kelihatannya hanya salah satu
dari jutaan penderita kelainan otak :
MUHAMMAD EPILEPSY atau ACROMEGALY ?Quran benar kerena cuman satu.
Apakah benar Quran cuman satu ? Silahkan baca
resource center tentang Quran. Tapi memang
seandainya demikian, itu bukan bukti bahwa Quran
berasal dari Tuhan, kerena pengarangnya memang
cuman satu ! Buku Harry Potter cuman ada satu
versi, kerena yang mengarang buku tsb,memang
hanya satu ! Quran cuman satu hanyalah
konsekwensi dari Tawhid Islam. Dalam Islam semua
serba satu. Nabi cuman satu (Muhammad tidak
mengijinkan ada nabi lain selain dirinya dari sejak
masa hidupnya dan sesudah matinya), Tuhan
cuman satu, Kitab Suci cuman satutapi istri boleh
banyak!
Namun bila Quran cuman satu meski banyak
kontradiksi akibat MOOD dari pengarang yang
berubah-ubah, lain di Medinah lain di Mekkah… itu
adalah wajar kerena pengarangnya satu.
Sebaliknya Kitab Suci lain (mis RigVeda atau Bibel)
mempunyai banyak pengarang / penulis dengan
latar belakang dan jaman yang berbeda. Justru
ajaib kalau banyak pengarang tapi isinya tetap
satu jalur..
Bila bisa membuktikan Bibel salah, Islam satu-
satunya agama yang benar.
Muslim selalu nyelonong ke Bibel tanpa peduli
siapa lawan bicaranya. Seolah-olah kalau Bibel
salah Quran pasti berasal dari Tuhan.
Tapi kalau menurut logika, kalau kisah kelahiran
Isa dari perawan atau kisah Adam dan Hawa di
Bibel hanya mitos, maka kisah yang serupa dalam
Quran mitos juga. Jadi kalau Bibel salah Quran
pasti salah, tapi kalau Quran salah Bibel belum
tentu salah.
Begitu kan logikanya ??
Tapi barangkali maksudnya ada kesalahan Bibel
yang tidak terdapat dalam Quran. Dalam hal ini
muslim mengabaikan bahwa detail cerita dalam
Bibel jauh lebih lengkap ketimbang Quran,
sehingga kalau ada kesalahan kemungkinananya
lebih besar. Jadi kalau ada kesalahan Bibel tidak
tercantum dalam Quran, itu bukan berarti Quran
lebih benar, tapi lebih kerena Muhammad tidak
tahu saja atau nyonteknya tidak tuntas.
Lagipula kalau bible salah atas dasar apa Quran
dianggap benar ? Kerena tidak ada reference
apapun dari Quran yang berasal dari luar Bibel
(misal arkeologi) YANG BISA DIJADIKAN
PEMBANDING, dan muslim akhirnya akan kembali
ke pernyataaan Quran sendiri suatu benda yang
justru lagi dipertanyakan ke absahannya.
Hadist yang disodorkan kafir isnad (mata rantai)
dan matn(sumber) nya tidak jelas.
Muslim umumnya bersembunyi dibalik jawaban
yang paling mudah untuk hadist-hadist yang
mengisahkan kelakuan Muhammad yang
bertentangan dengan hati nuraninya, yaitu hadist
itu palsu, isnad tidak jelas, dsb. Sebaliknya dengan
bangga menyodorkan hadist-hadist mengenai
mukjizat yang dibuat Muhammad, padahal
bertentangan dengan ayat Quran sendiri yang
mengatakan tidak ada mukjizat untuk Muhammad.
Kata SAHIH (otentik) yang diatributkan kepada al
Bukhari / Muslim dan muttawa (universal /tersebar
luas), sudah menunjukan bahwa hadist yang
dimaksud punya isnad yang jelas. Dan sebenarnya
muslim dengan mudah mematahkan argument
non muslim, apabila hadist yang disodorkan
nomuslim palsu dengan mengecek sumbernya dan
nomer hadist. Memang ada tingkatan pada isnad
suatu hadist, tapi hadist yang tingkatan isnadnya
rendah tidak sama dengan hadist palsu.
Jadi sebenarnya banyak muslim yang tidak tahu
apa yang dikatakannya, dan seolah-olah kafir tidak
mengerti apa yang dimaksud isnad , matn, sahih
atau muttawa, kerena muslim sendiri kebanyakan
hanya mengetahi hadist-hadist yang sudah
terseleksi. Itu disebabkan kerena buku hadist tidak
wajib dimiliki, bahkan terjemahan yang komplit
(sebelum ada internet) susah dicari.
Quran benar kerena pernyataan beberapa sarjana
Barat yang mendukung.
Entah kerena sarjana Barat dianggap lebih obyektif
atau kerena mereka umumnya adalah eks kaum
Nasrani, sang musuh bebuyutan Muslim. Yang pasti
beberapa sarjana Barat yang mendukung ,
berpandangan positip terhadap Islam dan
Muhammad dipastikan akan dijadikan bahan
rujukan, seolah-olah pandangan mereka mewakili
kebenaran, dan muslim melupakan kenyataan
bahwa mereka tidak pernah tertarik menjadi islam,
metodelogi tidak jelas, hanya mencari popularitas
dan uang, bukan orang yang berkompeten di
bidangnya (meski bergelar doctor atau professor),
dsb.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s