Mengikuti yesus berarti mengikuti empu’nya surga

Pernahkah kamu melihat rumah impianmu dan ingin
masuk ke rumah itu? Tetapi tentu kamu enggan
masuk karena kamu tidak kenal yang empunya. Dan
yang empunya pun pasti enggan mengizinkan kamu
masuk, apalagi sampai tinggal karena yang empunya
tidak kenal kamu. Walaupun kamu orang paling baik
di dunia, tentu kamu tidak akan diizinkan masuk,
apalagi tinggal di rumah itu kecuali si empunya itu
mengenal kamu dan kalau kamu tidak mau mengenal
si empunya rumah, tentu si empunya rumah juga
malas mengenalmu. Toh yang butuh kamu…
Saudara, surga tidak bedanya dengan cerita di atas.
Surga adalah rumah impian yang didambakan semua
orang. Semua orang ingin masuk surga tapi
pertanyaannya bagaimana masuk surga? Sama
seperti cerita di atas, kalau mau masuk surga, maka
kita harus kenal dengan si Empunya surga. Si
Empunya surga pasti tidak mau mengizinkan kita
masuk, apalagi tinggal di dalamnya kalau Dia tidak
mengenal kita. Lalu bagaimana caranya kita bisa
mengenal Tuhan empunya surga? Apakah cukup
dengan menjadi orang yang baik?
Apakah dengan kita berbuat amal, lantas kita jadi
mengenal Tuhan dan Tuhan mengenal kita? Sama
sekail tidak! Seumur hidupmu kamu bisa berbuat baik
tapi kalau kamu tidak mau mengenal Tuhan maka
Tuhan pun akan menganggap tidak pernah
mengenalmu. Jadi langkah pertama adalah kamu
harus MAU mengenal Tuhan. Lalu bagaimana kita
mengenal Tuhan? Tuhan khan di surga. Kabar
buruknya, kita TIDAK bisa mengenal Tuhan!
Setidaknya tidak atas kekuatan kita sendiri. Jelas saja
sebagai manusia biasa tidak mungkin untuk kita yang
mendatangi Tuhan dan berkenalan. Kita ada di dunia
ini dan Tuhan ada di surga. Kita adalah makhluk
terbatas sementara Tuhan tak terbatas. Kita makhluk
jasmaniah sementara Tuhan bersifat rohaniah. Muskil
saudara kalau atas prakarsa kita semata, kita bisa
mengenal Tuhan.
Namun jangan khawatir saudara! Kabar baiknya
adalah Tuhan empunya surga MAU berkenalan
dengan kita bahkan Dia MAU kita berkenalan dengan
Dia. Oleh karena itu Tuhan berbicara LANGSUNG
dengan orang-orang pilihan-Nya yang kita kenal
sebagai nabi. Tetapi saudara, Tuhan ternyata ingin kita
mengenal Dia bahkan lebih dekat lagi, lebih dalam
lagi, bukan sekedar lewat perantara. Dia tidak hanya
ingin kita mengenal dari orang lain saja, yaitu nabi-
nabi, tapi Dia ingin kita mengenal Dia secara langsung,
pribadi lepas pribadi. Dan ini sudah Tuhan rencanakan
baik-baik selama ratusan tahun. Hingga sekitar 2000
tahun yang lalu, Tuhan sendirilah yang turun ke dunia
dan memperkenalkan diri-Nya LANGSUNG kepada
manusia! Indah sekali! Bukan kita yang mendatangi
Tuhan karena keterbatasan kita. Tuhan mendatangi
kita karena Dia begitu mengasihi kita! Sosok Tuhan ini
bernama Yesus.
Yesus datang bukan untuk membawa agama atau
syariat apapun juga. Dia datang supaya kita bisa
secara langsung berkenalan dengan Tuhan pribadi
lepas pribadi. Bagaimana caranya mengenal Tuhan
secara pribadi? Apakah hanya dengan membaca
kitab?
Kamu menyelidiki kitab-kitab para nabi, sebab kamu
menyangka bahwa oleh-Nya kamu mempunyai hidup
yang kekal, tetapi walaupun kitab-kitab para nabi itu
memberi kesaksian tentang Aku, namun kamu tidak
mau datang kepada-Ku untuk memperoleh hidup itu.
(Yohanes 5:39-40)
Tidak mungkin kita bisa benar-benar mengenal
seseorang hanya lewat tulisan. Kita perlu ada
hubungan pribadi yang hidup dengan orang itu. Begitu
pula dengan Tuhan. Tuhan tidak cukup kita kenal
hanya lewat tulisan orang. Tuhan ingin kita memiliki
pengalaman berasama-Nya karena Dia adalah Tuhan
yang hidup.
Saudara, membaca kitab-kitab para nabi itu hanyalah
langkah pertama. Kitab-kitab itu semua bercerita
tentang kedatangan seorang Juruselamat yang
dinantikan, yaitu Yesus Kristus. Oleh sebab itu, setelah
kita mengetahui berita suka cita ini, kita pun harus
datang secara pribadi kepada Yesus yang adalah
Tuhan Juruselamat. Lantas bagaimana kita bisa
mengenal Yesus yang sekarang sudah tidak ada di
bumi ini? Gampang saudara, tidak perlu sulit. Kuncinya
hanya satu, yaitu IMAN. Ya, lewat iman inilah kita bisa
mengakses alam roh. Kita bisa berkenalan secara
langsung dengan Tuhan Yesus. Jika kamu mempunyai
iman yang benar maka Tuhan pun akan mencurahkan
Roh-Nya kepadamu dan dengan begitu, kamu akan
bisa berkenalan langsung kepada Tuhan lewat Roh-
Nya yang ada di dalam kamu. Inilah sungguh
pengenalan yang sejati akan Tuhan. Tidak lagi
diperlukan nabi, tidak lagi diperlukan imam, atau guru,
persis seperti yang Tuhan janjikan yang dinubuatkan
oleh nabi Yeremia:
Dan tidak usah lagi orang mengajar sesamanya atau
mengajar saudaranya dengan mengatakan: Kenallah
TUHAN! Sebab mereka semua, besar kecil, akan
mengenal Aku, demikianlah firman TUHAN, sebab Aku
akan mengampuni kesalahan mereka dan tidak lagi
mengingat dosa mereka.” (Yeremia 31:34)
Betapa ajaibnya karya Tuhan! Bukan kita yang
berusaha tetapi Dia yang melakukan segala sesuatu,
yang kita perlukan hanyalah memiliki iman yang
benar. Saudara, ini bukan berarti karena iman, kita
bebas berbuat dosa. Itu adalah pemahaman yang
salah. Justru sebaliknya, karena iman dan pengenalan
akan Tuhan, kita akan semakin jijik dan takut untuk
berbuat dosa. Saudara, inilah satu-satunya cara kita
bisa diijinkan masuk ke tempat kudus Tuhan dan
diam di surga mulia. Carilah Tuhan dan Dia akan
menyatakan diri-Nya kepadamu. Janganlah
menyembah-nyembah sosok yang tidak jelas dan
tidak mau menjelaskan sama sekali. Jelas sekali
sosok yang tidak mau dikenali dan suka sembunyi-
sembunyi dan hanya mau disembah saja, itu
bukanlah Tuhan yang benar. Tuhan yang benar adalah
Tuhan yang terang-terangan dan mau diri-Nya dikenal
oleh umat-Nya, bukan tuhan yang sembunyi-
sembunyi hanya minta disembah dan umatnya
bahkan tidak boleh bertanya atau memikirkan
keberadaannya. Sosok yang suka sembunyi-sembunyi
dan haus sembahan ini pastilah sosok hantu, BUKAN
Tuhan! Tuhan selalu menyatakan diri-Nya karena Dia
adalah terang.
Berkenalanlah dengan empunya surga jika kamu mau
masuk surga. Tidak perlu kamu menyembah-
menyembah sesuatu yang tidak jelas dan tidak mau
menjelaskan, sosok kegelapan ini. Jelas itu adalah
pekerjaan sia-sia. Janganlah kita sampai menerima
jawaban di bawah ini ketika kita tiba di pintu surga:
Tetapi ia menjawab: Aku berkata kepadamu,
sesungguhnya aku tidak mengenal kamu. (Matius
25:12)
Dan Ia akan berkata juga kepada mereka yang di
sebelah kiri-Nya: Enyahlah dari hadapan-Ku, hai kamu
orang-orang terkutuk, enyahlah ke dalam api yang
kekal yang telah sedia untuk Iblis dan malaikat-
malaikatnya. (Matius 25:41)
Tuhan Yesus memberkati!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s