Buku2 islami yg wajib dimiliki seorang muslim

Buku2 islami yg wajib dimiliki seorang muslim: persetubuhan dgn bidadari surga.

Buku pertama :
Indahnya bidadari surga
http://www.robbanipress.co.id/Daftar%20
dadari.htm
Halaman 111
Kekuatan Seorang Muslim dalam
Menggauli Istrinya di Surga .
Note: Judul ini bukan karangan gue,tapi
emang begitu yang tertulis di bukunya
Tirmidzi rahimahullah men-takhrij hadits
dari Anas radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi
shallallahu ‘alaihi wa sallam; ucap beliau:
“Seorang Mutkmin di surga akan diberi
kekuatan ini dan itu dalam bersebadan. ”
Beliau ditanya, “Apakan dia kuat wahai
Rasulullan?” Jawab Rasuiullah, “la diberi
kekuatan seratus Kali lipat. “83. 83)
Tirmidzi berkata: tni adalah hadits hasan
shahih. Lihat Shahihul-Jami’ nomor 1627.
Darimi rahimahullah dalam Musnad-nya
menyebutkan satu riwayat dari Zaid bin
Arqam radhiyallahu ‘anhu; ia menuturkan
bahwa Rasu lullah shallallahu ‘alaihi wa
sallam bersabda :
‘Laki-laki pengnuni surga akan diberi
kekuatan seratus laki-laki dalam makan,
minimi, bersebadan, dan memenuhi
selera nafsu. ” Seorang pria Yanudi
bcrkata: “Yang makan dan yang minum
tentu buang hajat.” Rasulullan bersabda:
“Kcmudian Keluarlan keringat dari
Kulitnya seningga perutnya mengecil.
“84. 84) Shahihui-Jamf, nomor 1627.
Al-Bazzar rahimahullah dalam Musnad-
nyei men-tcikhrij hadits Abu Hurairah
radhiyallahu ‘anhu; ia bercerita:
“Rasulullan ditanya: wanai Rasulullan,
apaKan kita akan mendatangi istri kita di
surga? Fawab beliau: ‘Ya, demi Dzat
Yang jiwaku di tangan-Nya,
sasunggunnya saorang laki-laki dalam
satu hari mcndatanginya hingga saratus
gadis’. “85. 85) Silsiiatiil-Ahadits ash-S/
iahihah. nomor 367, 375.
Maka Mahasuci Allah Yang Mahakuat,
Yang menganugerahi segala apa yang
diingini-Nya kepada siapa saja yang
dikehendaki-Nya.
Buku ke dua:
Surga dan neraka
Kecemburuan Bidadari Terhadap Suami
Mereka di DuniaRasulullah saw. telah
menceritakan kepada kita bahwa
bidadari itu cemburu terhadap suami
mereka di dunia, jika ia disakiti oleh
istrinya di dunia. Dalam Musnad Imam
Ahmad diriwayatkan dari Mu’adz bahwa
Rasulullah saw. bersabda, “Tidak ada
seorang wanita yang menyakiti
suaminya di dunia kecuali istrinya di
akhirat, yakni bidadari, akan berkata,
“Janganlah kamu menyakitinya, semoga
Allah memerangimu, sesungguhnya ia
hanyalah tamu di sisimu, sebentar lagi ia
akan datang kepada kami dan
meninggalkanmu.”
Seorang Mukmin di Surga Diberi
Kekuatan Seratus Orang Laki -laki
Diriwayatkan dari Anas r.a. bahwa
Rasulullah saw. bersabda, “Seorang
mukmin di surga diberi kekuatan jima’
sekian dan sekian.” Dikatakan, “Wahai
Rasulullah, apakah ia begitu kuat?” Beliau
bersabda, “Ia akan diberi kekuatan
seratus orang laki-laki.” (H.r. Tirmidzi).
Ahli Surga Menertawakan Ahli Neraka
Setelah ahli surga memasuki surga,
mereka memanggil lawan bertengkar
mereka, yakni orang-orang kafir yang
tengah mendapatkan penderitaan di
neraka. “Dan penghuni-penghuni surga
berseru kepada penghuni-penghuni
neraka (dengan mengatakan),
‘Sesungguhnya kami dengan sebenarnya
telah memperoleh apa yang telah Tuhan
kami menjanjikannya kepada kami.
Maka apakah kamu telah memperoleh
dengan sebenarnya apa (adzab) yang
Tuhan kamu menjanjikannya
(kepadamu)?” Mereka (penduduk
neraka) menjawab, “Betul.” Kemudian
seorang penyeru (malaikat)
mengumumkan di antara kedua
golongan itu, ‘Kutukan Allah ditimpakan
ke atas orang orang yang zhalim.’” (Q.s.
Al-A’raf: 44). Sungguh, di dunia ini orang-
orang kafir suka merendahkan,
mengejek, dan menertawakan orang-
orang mukmin. Maka pada hari itu Allah
memberikan kemenangan kepada
orang-orang beriman. Manakala mereka
telah berada dalam kenikmatan yang
abadi, maka mereka melihat para
pendurhaka menertawakan dan
mengejek mereka.
Buku ke tiga
Melihat Indahnya Surga :
Sebelum kita membaca buku ke tiga : ‘Melihat
Indahnya Surga’
Mungkin kita refreshing dulu membaca sinopsis
buku ini:
Dari halaman paling belakang .
Melihat Indahnya Surga .
Gambaran Lengkap tentang Surga dan
kenikmatannya
Anda akan dibuat takjub membaca buku ini.
Betapa tidak, istana abadi yang merupakan
kado terindah yang dianugerahkan oleh Dzat
Yang Maha Indah kepada para hamba-Nya
yang mampu merealisasikan keindahan taqwa
dalam hidupnya, dibeberkan secara detail
dalam buku ini. Siapa saja yang diceritakan
surga kepadanya, hatinya pasti membuncah,
perasaannya menjadi rindu menggebu-gebu
ingin segera memasukinya. Sebuah keindahan
tiada tara yang belum pernah terlihat oleh
mata pandang manusia, belum pernah
terdengar oleh telinga, dan belum pernah
terbesit dalam hati semua insan di alam
semesta ini.
Buku yang ada dihadapan Anda ini mengupas
secara gamblang berbagai kenikmatan surga
yang akan diberikan Allah kepada para
penghuninya. Semuanya dibeberkan oleh
penulis buku ini dengan gaya bercerita,
sehingga dijamin jiwa Anda pasti tergugah,
seakan-akan Anda diajak bertamasya
mengelilingi surga dan menikmati keindahan
abadi di dalamnya. Pesona surga, memang
sungguh luar biasa.
Selamat membaca. Dan dapatkan ‘kepuasan’
ruhiyah bertamasya ke surga melalui buku ini.
Note : ini menunjukkan,baik si PENULIS
maupun PENERJEMAH buku. Merasa ASIK2
saja dan merasa WAJAR2 saja dgn cerita
esek2 surga di buku ini.malah merasa
menggebu-gebu ingin segera memasukinya.
Bagaimana dgn anda? Selamat membaca
dari Halaman 106-
5.Persetubuhan dengan Bidadari.Note,
Judul ini juga bukan karangan gue,tapi
emang begitu adanya di buku tsb
Wahai para wali Allah! Anda akan
bertemu dengan seorang wanita yang
lebih cantik daripada rembulan.
Dikumpulkan untukmu segala faktor
yang menyebabkan Anda bergairah
untuk bersetubuh. Bersamaan dengan itu
pula, Anda akan diberi kekuatan serarus
orang laki-laki dalam bersetubuh.
Para bidadari itu adalah wanita yang suci
lagi disucikan, dan Anda pun juga laki-
laki yang suci lagi disucikan. Tidak
pernah tertimpa suatu penyakit,
musibah, kelemahan, impoten, meskipun
Anda telah menyetubuhinya sebanyak
milyaran kali.
Persetubuhan itu sungguh suatu
persetubuhan yang nikmat,
menyenangkan, memuaskan dan tidak
ada efek negatif dari setiap sisi. Ketika
itu nafsu syahwat Anda terus meluap-
luap, tidak pernah terputus selamanya,
tidak ada mani, tidak akan mati, tidak
ada dosa dan tidak pula membosankan.
Ini adalah suatu kenikmatan yang
membuat si pelakunya merasa
disibukkan. Penyaluran syahwat inilah
yang menjadi pekerjaan rutin, begitu
pula dengan keinginan-keinginan Anda
yang lain serta kenikmatan-kenikmatan
yang akan selalu tersedia.
“Sesungguhnya para penghuni jannah
pada hari itu berada dalam kesibukan,
mereka saling bersendau gurau, mereka
dan para istri-istri mereka berada dalam
naungan yaitu mereka sama bertelekan
di atas sofa-sofa. ” Benar! Kesibukan
mereka adalah menikmati para
perawan.
Bagaimana Anda tidak melupakan
segala rasa sedih, duka, bencana,
malapetaka, siksa para penduduk neraka
dan segala macam azab pedih yang
menimpa mereka, jika Anda telah diberi
banyak sarana mewah lagi nikmat, dan
selamanya Anda akan dijauhkan dari
kebinasaan, kekurangan, kemalangan,
kebosanan dan keletihan.
Bagaimana pula Anda tidak disibukkan
dengan menyetubuhi bidadari, jika di
dalam diri Anda selalu terkumpul segala
faktor yang mendorong untuk
melakukan persetubuhan itu, lapang
dada, ketentraman hati, ketenangan
pikiran, kekuatah badan, ketinggian
postur tubuh, dibarengi dengan kekuatan
seratus laki-laki dalam bersetubuh.
Demikian pula nafsu syahwat mengalir
di dalam tubuh Anda selama tujuh puluh
tahun.
Maka Anda pun akan menyetubuhinya
dengan penuh gairah dan terus
bergairah. Jika Anda telah selesai
melakukannya, maka bidadari itu akan
kembali suci dan menjadi perawan.
Bagaimana engkau tidak disibukkan
dengan kenikmatan jima’ bersama para
bidadari itu, tidakkah Anda menyadari
siapa dia yang Anda setubuhi itu?
Siapakah dia yang memiliki kecantikan
itu? Yang sekiranya telapak tangannya
dijulurkan ke dunia, niscaya para
makhluk akan terpesona lantaran
keelokkannya.
Seandainya permata paling kecil yang ia
kenakan ditampakkan ke dunia, niscaya
ia akan menyinari ruangan yang ada di
antara langit dan bumi. Dan seandainya
ia sendiri (bidadari) muncul di dunia,
pastilah ia akan memenuhi dunia dengan
bau harum. Dan engkau pun dapat
melihat putihnya sumsum tulang
betisnya dari luar tujuh puluh pakaian.
Sesungguhnya mereka itu adalah para
bidadari yang sangat cantik, putih dan
mempesona.
Bagaimana pula para bidadari tidak
tersibukkan dengan Anda, sedangkan
Anda adalah laki-laki yang memiliki
ketampanan seperti Yusuf, sangat muda
dan hitam matanya, kemudaan Anda
tidak pernah habis, pakaian Anda tidak
pernah usang, memiliki hati nabi Ayyub,
berpostur seperti nabi Adam, yaitu enam
puluh hasta menjulang ke langit, dan
berumur tiga puluh tiga tahun.
Akan kembali kepadamu para bidadari
yang suci janabat najis baik yang kecil
maupun besar, suci dari kencing dan
berak suci dari haidl dan nifas, suci dari
mani, madzi dan wadi, suci dari ingus,
ludah dan dahak, suci dari melihat
kepada selainmu, bersih dari perkataan
keji, dan kekejian, perkataan kotor,
melaknat, mencaci, bersih dari akhlak-
akhlak buruk, sifat-sifat yang tercela dan
bebas dari segala rasa penyakit dan
kotoran.
Demi Dzat yang mengutus nabi-Nya
dengan haq, penduduk surga itu lebih
mengetahui pasangan dan tempat
tinggalnya disurga daripada kalian
mengetahui pasangan dan tempat
tinggal kalian di dunia. Karena kalian,
wahai hamba Allah, akan menyetubuhi
tujuh puluh dua istri yang diciptakan
Allah secara langsung dan dua istri dari
keturunan Adam. Keduanya memiliki
kelebihan dibandingkan istri-istri yang
langsung diciptakan Allah, karena ibadah
mereka kepada-Nya ketika di dunia.
Bila berada di sisinya, Anda takkan
merasa bosan dan dia pun takkan
merasa bosan kepada Anda. Bila
menyetubuhinya, maka dia akan
menjadi perawan lagi. Kemaluanmu
tidak akan pernah loyo dan vaginanya
pun juga tidak akan pernah merasa
sakit. ](note : ck ck ck ck. Gue ga bisa
bayangin klo ada pendeta yg nulis buku
seperti ini : )
Dia akan memanggilmu, “Sungguh, kami
telah mengetahui bahwa engkau tidak
akan merasa bosan dan dibosani”. Tidak
mengeluarkan mani dan merasakan
mati. Di samping itu, Anda juga memiliki
istri-istri lain selain dirinya. Kemudian,
Anda akan pergi kepada mereka dan
menggilirnya satu per satu. Setiap kali
Anda mendatangi seorang dari mereka,
dia berkata, “Demi Allah, di surga tidak
ada yang lebih tampan daripada dirimu
dan tidak ada yang lebih aku cintai
selain dirimu”.
Wahai wali Allah, apakah telah datang
kepada Anda kabar tentang syahwat
yang Anda miliki? Sungguh, syahwat itu
akan mengalir di tubuh Anda selama
tujuh puluh tahun waktu akhirat. Anda
akan mendapatkan kenikmatan tanpa
harus mandi janabat; Anda tidak akan
merasa lemah, impotensi, letih dan
kesusahan.
Bahkan sebaliknya, persetubuhan yang
Anda lakukan adalah persetubuhan
penuh kelezatan dan kenikmatan tanpa
gangguan. Tahukah engkau bahwa
syahwat Anda takkan terputus
selamanya ketika bertemu dengan
kekasih Anda?Anda akan
menyetubuhinya dengan kemaluan yang
takkan pernah melemah dan syahwat
yang takkan pernah berhenti. Anda akan
selalu bergairah dan terus bergairah
tanpa mengeluarkan mani dan
merasakan mati.
Duhai, betapa indah rayuan dan
kelembutannya ketika jima’. Duhai,
betapa indah kerinduan dan ketaatannya
kepada suaminya. Duhai, betapa cantik
wajahnya dan betapa indah
pergaulannya kepada suaminya. Duhai,
betapa manis cinta dan kegenitannya
kepada suaminya.
Note: kayak baca Enny Arrow pun jadinya.
=======
Masih dari Buku yang ke tiga : MELIHAT
INDAHNYA SURGA
Halaman 81-84
Bab 6
Istri Penghuni SurgaWahai wall Allah!
Tidak ada seorang pun yang dimasukkan
oleh Allah ke surga kecuali ia pasti
memiliki 72 (tujuh puluh dua) istri; yakni
2 (dua) istri dari kalangan bidadari yang
bermata jeli dan 70 (tujuh puluh) istri
yang diwarisi dari para penghuni neraka
(maksud kalimat, “yang diwarisinya dari
para penghuni neraka”, yakni para lelaki
yang masuk neraka, sehingga para
penghuni surga pun mewarisi istri-istri
mereka, sebagaimana istri Fir’aun juga
akan diwarisi). Note : masya
aulohhhhhh..pantesan muslimers selalu
ngedoain kafirers masuk neraka,ternyata
supaya mereka bisa dapetin istri2 para
kafirers..astafiruloh.Aku berlindung dari
godaan SETAN ini .
Tahukah Anda tentang bidadari? Ya,
mereka adalah para istri yang suci yang
akan mendatangi Anda. Mata mereka
genit menggoda. Mereka menghiasi
dirinya dengan ikat pinggang yang amat
menawan. Menyelimuti dirinya dengan
minyak wangi kasturi. Bola mata mereka
sangat hitam, dan pandangan mata
mereka tertunduk malu, dan seluruh
bagian tubuh mereka dihiasi dengan
mutiara dan permata yakut. Mereka
selalu memanggil dengan suara-suara
yang genit, merdu lagi enak didengar.
Mereka mengatakan :
Kami adalah wanita-wanita yang abadi
dan tidak akan pernah mati selama-
lamanya.
Kami adalah wanita-wanita yang genit
dan tidak akan pernah berbuat jahat
selama-lamanya.
Kami adalah wanita-wanita yang
bermukim dan tidak akan pernah
berpergian selama-lamanya.
Kami adalah wanita-wanita yang selalu
ridha dan tidak akan pernah marah
selama-lamanya.
Kami adalah bidadari yang jelita bagi
para suami dari orang-orang yang mulia.
Kami adalah gadis-gadis yang berakhlak
mulia bagi para hamba yang beriman.
Maka berbahagialah bagi siapa saja
yang menjadi milik kami dan kami
menjadi miliknya.
Allah telah menciptakan mereka
(bidadari-bidadari) secara langsung, dan
menjadikan mereka gadis-gadis
perawan, sangat mencintai suami-suami
mereka, sebaya dalam umur, cantik
jelita laksana mutiara yang tersimpan
baik. Sesungguhnya para bidadari itu
seperti mutiara dan marjan, jalannya
adalah berlari-lari kecil (harwalah},
simponi (nyanyian tanpa kata-kata)nya
amat mengenakkan lagi menawan serta
mempesona, sangat mencintai suaminya,
hanya terpingit untuk suaminya, dan
tertutupi terhadap selainnya,
pandangannya tidak terumbar kepada
semua laki-laki, sehingga ia pun tidak
melihat kepada selain suaminya.
Bidadari tersebut belum pernah disentuh
oleh manusia maupun jin sebelumnya.
Setiap kali ia selesai digauli oleh
suaminya, maka sang suami
mendapatinya menjadi gadis perawan
kembali. la mengenakan 70 (tujuh puluh)
pakaian yang aksesoris dan warnanya
bervariasi. Bagi dirinya, membawa
semua pakaian tersebut sangatlah
mudah dan lebih ringan daripada
rambutnya sendiri.
Di antara para istri tersebut, tidak ada
satupun melainkan pasti memiliki vagina
(qubul) yang begitu menggiurkan, dan ia
pun (si penghuni surga itu) juga akan
memiliki penis (dzakar) yang tidak akan
pernah bengkok (impoten).
Note: ck ck ck ck.. INI yang error siapa?
Penulis? Penerjemah? PEMBACA ?? Atau
si MUH???
Begitu pula, ia akan diberi kekuatan 100
(seratus) pria terkuat dalam hubungan
seksual, sehingga ia mampu melakukan
hubungan seksual selama 40 (empat
puluh) tahun. Dalam setiap hari, ia akan
disediakan 100 (seratus) gadis perawan,
dengan penis yang tidak akan pernah
bosan dan melemah, serta dengan
vagina yang tidak akan pernah
menumpahkan lendir dan mengeluarkan
mani. Setiap istri tersebut akan
mengenakan 70 (tujuh puluh) pakaian, di
mana isi betisnya dapat terlihat dari balik
pakaian tersebut.
Wahai wali Allah, Anda berhak memilih
bidadari yang bermata jeli sekehendak
hati Anda. Para bidadari tersebut banyak
sekali macamnya. Di antara mereka ada
bidadari-bidadari yang disebut “Al-
Lu’bah” . Semua bidadari surga merasa
terkagum-kagum dengan bidadari Al-
Lu’bah ini.
Mereka menepuk-nepukkan tangan
mereka di atas pundaknya, seraya
mengatakan, “Berbahagialah engkau,
wahai Al-Lu’bah. Kalau sekiranya para
pencari surga itu mengetahui dirimu,
niscaya mereka akan bersungguh-
sungguh mendapatkan dirimu.” Di antara
kedua mata Al-Lu ‘bah tertulis sebuah
kalimat, “Barangsiapa yang berusaha
mendapatkan diriku, maka hendaknya ia
beramal demi mencari ridha
Rabbku.”Sedangkan bidadari-bidadari
lain, ada yang keindahannya saling
dibanggakan oleh para penghuni surga.
Kalau sekiranya Allah tidak menetapkan
kepada para penghuni surga untuk tidak
mati, niscaya mereka akan mati karena
terpesona dengan kecantikannya.
Demikian pula, ada bidadari-bidadari
yang disebut “Al-’Aina’.” Apabila bidadari
ini berjalan, maka di samping kanan dan
kirinya ada 70.000 (tujuh puluh ribu)
pelayan yang berjalan menyertainya. la
mengatakan, “Di mana orang-orang
yang beramar makrufdan nahi
mungkar?”
Oleh karena itu, silahkan engkau pilih
sendiri, wahai hamba Allah, dari bidadari-
bidadari tersebut atau bidadari lainnya
sesuka hatimu. Lalu bersetubuhlah
dengan bidadari itu selama umurmu di
dunia, maka tidak akan pernah terputus
dan tidak pula terlarang menggaulinya.
End of Istri Penghuni Surga
sekarang nambah lagi KOLEKSI forum tercinta
ini
INI buku ke 14 yg MEMBENARKAN “TUDUHAN”
forum ini
Judul Asli
Nisa’ Altli Jannah
Penerbit
Dar al-fiajr li at-Turats, Kairo.
Judul Terjemah
Wanita yang Dirindukan Surgp
Cerdas dan Berkualitas
J1. Hang Lekir VII, No- 25 Jakarta Selatan 12120
Telp. (021) 7236206 Fax. (021) 7236209
Website: http://www.bukusenayan.com
E-mail: penerbit@bukusenayan.com,
senayan_abadi@y ahoo.com
=========
Bersanggama dengan Bidadari Surga
nb: judulnya emang begitu kok
Barangsiapa masuk surga maka akan
menikmati makan-an paling enak, minum
minuman paling lezat, tidak merasa capai,
tidak merasa khawatir, tidak mengeluar-kan
keringat, tidak buang air kecil, tidak buang air
besar, tidak beringus, dan tidak pula meludah.
la akan bertemu dengan wanita yang cantik
sekali me-lebihi rembulan. la akan selalu
terdorong untuk ber-sanggama dengannya. la
pun diberi kekuatan seratus orang lelaki dalam
melakukan hubungan badan.
Zaid bin Arqam berkata, “Seorang lelaki dari
ahli kitab mendatangi Nabi saw. dan berkata,
‘Wahai Abu Qasim {Muhammad), engkau
mengira bahwa penghuni surga makan dan
minum.’ Nabi berkata, ‘Ya, demi Zat yang jiwa
Muhammad ada di tangan-Nya, sesungguhnya
salah seorang mereka dikaruniai kekuatan
seratus lelaki dalam makan, minum, dan
sanggama.’
Lelaki itu lalu berkata, ‘Sesungguhnya, orang
yang makan dan minum akan buang hajat.
Bagaimana di dalam surga tidak ada kotoran?’
Maka Nabi bersabda, ‘Mereka buang hajat
melalui keringat yang beraroma misik, lalu
perut mereka pun kembali kosong.’”
Bahkan, penghuni surga juga dikaruniai
kekuatan seratus lelaki dalam bersanggama.
Nafsu mereka terus mengalir di dalam dada
selama empat puluh tahun.
Dalam hadits disebutkan,
“Seorang lelaki Yahudi mendatangi Nabi saw.
dan bertanya, ‘Wahai Abu Qasim, bukankah
engkau katakan bahwa para penghuni surga
makan dan minumdidalamnya?’ Kemudian
lelaki itu berkata kepada kawan-kawannya,
‘Jika ia mengakui ini, aku akan memusuhinya.’
Maka Rasulullah bersabda, ‘Demi Zat yangjiwa
Muhammad ada di tangan-Nya, Sesungguhnya
salah seorang mereka dikaruniai kekuatan
seratus lelaki dalam makan, minum, syahwat,
dan sanggama.’ Lelaki Yahudi lalu berkata,
‘Orang yang makan dan minum akan buang
hajat.’
Maka Rasul pun bersabda, ‘Buang hajat
mereka adalah keringat yang merembes dari
kulit-kulit mereka seperti misik kemudian perut
mereka kosong kembali.’” (HR Ibnu Hibban,
Hakim, dan Nasa’i)
Abu Nu’aim meriwayatkan dari Anas bahwa
Nabi ber¬sabda,
“Di surga, seorang mukmin memiliki tujuh
puluh tiga istri.” Kami bertanya, “Wahai
Rasulullah, apakah ia punya kekuatan untuk
itu ? ” Rasul menjawab, “Sesungguhnya, ia
dikaruniai ke¬kuatan seratus lelaki.”
Thabrani meriwayatkan bahwa Abu Hurairah
berkata, “Rasulullah pernah ditanya, ‘Wahai
Rasul apakah kita bisa menggauli wanita-
wanita kita di surga?’ Rasul menjawab,
‘Sesungguhnya, seorang lelaki mampu
menggauli seratus perawan dalam satu hari.””
Abu asy-Syaikh meriwayatkan bahwa Ibnu
Abbas ber¬kata, “Rasulullah pernah ditanya,
‘Wahai Rasul, apakah kita akan menggauli
wanita-wanita kita di surga sebagai-mana kita
menggauli mereka sewaktu di dunia?’ Rasul
menjawab,
‘Demi Zat yang jiwa Muhammad ada di
tangan-Nya, se-sungguhnya seorang lelaki
akan menggauli dalam satu hari
seratus perawan.””
Sekarang Anda telah tahu seberapa kekuatan
syahwat peng¬huni surga. Syahwat mereka
terus membara selama tujuh puluh tahun
tanpa mengalami kelelahan dan keletihan.
Sa’id bin Jubair berkata, “Syahwat penghuni
surga terus mengalir di dalam tubuh selama
tujuh puluh tahun. Selama itu mereka
memperoleh kenikmatan, tanpa harus mandi
besar. Mereka tidak loyo maupun hilang
kekuatan. Mereka bersanggama dengan
nikmat dan lezat tanpa kekurangan apa pun di
dalamnya.”
Bukankah Anda sudah tahu bahwa syahwat
penghuni surga tak akan pernah padam saat
berjumpa dengan kekasihnya?
Abu Umamah mendengar Rasul ditanya,
“Apakah para penghuni surga melangsungkan
perkawinan?” Nabi menjawab,
“Ya, dengan zakar yang tidak pernah loyo dan
syahwat yang tak pernah putus. “
Juga diriwayatkan darinya bahwa Rasul
ditanya, “Apakah penghuni surga
bersanggama?” Nabi menjawab,
“Bersanggama dan bersanggama. Akan tetapi,
mereka tidak keluar air mani dan tidak
mungkin mati. ‘
Yang lebih mengherankan lagi, bila Anda
melihat dengan kedua mata jeli,
sesungguhnya bidadari-bidadari itu selalu
diselimuti misteri yang sulit diterka. Kalau Anda
berusaha menafsirkannya maka sulit sekali
diketahui. Di antara rahasia ini seperti
kelaminnya yang bisa kembali perawan meski
telah Anda gauli berkali-kali. Bahkan, setelah
meng-gaulinya, para bidadari menjadi semakin
cantik dan elok.
Abu Hurairah bertanya kepada Rasul tentang
derajat tertinggi penghuni surga, “Wahai Rasul,
apakah kita ber-jimak di surga?” Rasul
menjawab,
“Ya, demi Zat yang jiwa Muhammad ada di
tangan-Nya, ber-jimak dan berjimak. Setelah
selesai, bidadari-bidadari itu kembali suci dan
perawan. “^
Atau sebagaimana sabda Nabi,
“Sesungguhnya, penghuni surga jika
bersanggama dengan wanita-wanita mereka,
setelah digauli, wanita-wanita itu akan
kembali perawan.”
.
Yang lebih mengherankan lagi, mereka
terbebas dari jinabat, najis, hadats kecil, dan
hadats besar. Mereka juga terbebas dari buang
air kecil, buang air besar, dari haid, nifas,
kotoran, penyakit, dosa, cacat, main-main, dan
dusta. Mereka juga terbebas dari air mani, air
madzi, dan air wadi. Mereka pun tidak
memiliki air ludah atau air dahak. Para bidadari
hanya melihat suaminya. Mereka tak pernah
me-lakukan hal keji, kasar, melaknat, ataupun
mengumpat. Mereka juga tersucikan dari
akhlak tercela dan sifat-sifat hina; tersucikan
dari semua kotoran dan penyakit wanita-
wanita di dunia.
Allah swt. berfirman,
“Sesungguhnya, penghuni surga pada hari itu
bersenang-senang dalam kesibukan (mereka).
Mereka dan istri-istri mereka berada dalam
tempat yang teduh, bertekan di atas dipan-
dipan.” (Yaasiin [36]: 55-56)
Abdullah bin Mas’ud, Ibnu Abbas, Sa’id bin
Musayyab, Ikrimah, Hasan, Qatadah, al-
A’masy, Sulaiman at-Taimi,
dan al-Auza’i menafsirkan firman Allah,
“Sesungguhnya, penghuni surga pada hari itu
bersenang-senang dalam kesibukan (mereka)”
bahwa kesibukan mereka adalah
memecahkan selaput dara wanita perawan..
Bagaimana ia tidak disibukkan dari kesusahan,
ke-gundahan, kesempitan, bencana, dan siksa
pedih api neraka, sedangkan ia dikarunia
semua kenikmatan dan kemewahan. Terbebas
selamanya dari semua penyakit, kekurangan,
kesusahan, kebosanan, dan kelelahan.
Bagaimana ia tidak disibukkan dengan
berjimak dengan bidadari, sedangkan ia
dikaruniai semua kenikmatan, kelapangan,
ketenangan hati, kekuatan badan, kekuatan
tenaga seratus lelaki dalam berjimak, dan
syahwatnya mengalir selama tujuh puluh
tahun.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s