Sholawat

“Penganut Agama Arabi mentaati
ketentuan untuk menyembah Allah, antara
lain dalam bentuk shalat 5 waktu, yang
berlangsung 17 rekaat setiap hari. Dalam
setiap rekaat shalatnya, umat Muhammad
umumnya melafazkan Al-Fatihah, yang
berisi antara lain:
“…Tunjukilah kami jalan
yang lurus, yaitu jalan orang-orang yang
Engkau telah anugerahkan nikmat kepada
mereka…”
17 kali sehari kalimat permohonan itu
diucapkan oleh muslim yang takwa. Hari
ini belum dikabulkan, besok memohon lagi.
Tidak
dikabulkan
lanjut dengan
permohonan di hari berikutnya. 6100 kali
dimohonkan dalam setahun, tidak terkabul
juga. Fakta menunjukkan bahwa sampai
hari ini, sesudah 15 abad agama Islam
berkembang, permohonan tentang Jalan
yang lurus itu berlanjut terus.
Jika muhammad sudah di surga, tentu tidak
perlu gelar s.a.w. Berarti Muhammad
sampai saat ini (masih dishalawatkan!)
belum bergabung di sorga
Berbeda sekali halnya dengan Yesus/’Isa
a.s. (alaihi salam, berarti sudah selamat!)
Ahlul Sorga ‘Isa/Yesus
Rupanya, menjelang ajal, Muhammad
sadar bahwa dia akan menuju Neraka!
Namun Muhammad masih berharap
diselamatkan melalui shalawat umatnya.
Maka Muhammad meminta agar para
sahabat dan pengikutnya bershalawat bagi
dirinya.
Umat mendoakan keselamatan
muhammad. padahal umat jauh dari selamat ke surga! berbeda
dibandingkan dengan Yesus, yang
bersyafaat bagi para pengikutnya, sampai
sekarang. Yohanes 17:20 Aku berdoa, untuk orang-orang, yang percaya kepada-
Ku.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s